Rabu, 18 Oktober 2017

Tugas 1 Softskill - Konsep Dasar Bisnis Informatika



Nama : Muhammad Fahreza
NPM : 57414194
Kelas : 4IA08

1.          Definisi Umum
a.           Bisnis
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.[1]

Menurut Amirullah dan Imam Hardjanto (2005), bisnis  adalah  kegiatan  yang  dilakukan  oleh  individu  atau  sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create of value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of goods and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.[2]

b.           TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi)
Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK (bahasa Inggris: Information and Communication Technologies; ICT) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.[3]
TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi Informasi menekankan pada pelaksanaan dan pemrosesan data seperti menangkap, mentransmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi atau menampilkan data dengan menggunakan perangkat-perangkat teknologi elektronik terutama komputer. Makna teknologi informasi tersebut belum menggambarkan secara langsung keterkaitannya dengan sistem komunikasi, namum lebih pada pengolahan data dan informasi.

Sedangkan teknologi komunikasi menekankan pada penggunaan perangkat teknologi elektronika dan lebih menekankan pada aspek ketercapaian tujuan dalam proses komunikasi, sehingga data dan informasi yang diolah dengan teknologi informasi harus memenuhi kriteria komunikasi yang efektif. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah seperangkat alat yang digunakan untuk berkomunikasi dan menciptakan, mendiseminasikan, menyimpan, dan mengelola informasi. Teknologi yang dimaksud termasuk komputer, internet, teknologi penyiaran (radio dan televisi), dan telepon.[4]

c.            Bisnis Informatika
Bisnis informatika adalah disiplin ilmu baru yang menggabungkan berbagai bidang studi yaitu manajemen bisnis, teknologi informasi, dan informatika. Bisnis informatika bertujuan untuk sepenuhnya mengintegrasikan ilmu komputer dan administrasi bisnis ke dalam satu bidang. Definisi bisnis informatika secara lebih rinci adalah pemikiran strategis dalam mengembangkan suatu ide yang memiliki nilai keuntungan(profit) dengan melibatkan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan dan pemindahan informasi secara digital menggunakan bantuan teknologi, yaitu perangkat keras (komputer atau teknologi lain yang serupa), perangkat lunak (aplikasi), dan jaringan (internet).[5]

2.          Contoh Perusahaan Bisnis Informatika
Electronic Solution
Logo Resmi
Jenis
Franchise
Industri/Jasa
Elektronik
Kantor Pusat
Jl. Let. Jend Suprapto No. 30 A-B
Cempaka Putih Timur
Jakarta Pusat 10510, Indonesia
Produk
Barang konsumen
Situs Resmi
Situs E-commerce

A.         Tentang Electronic Solution
Electronic Solution adalah perusahaan ritel elektronik terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 2005. Konsep ‘One Stop Shopping’  adalah gagasan yang diusung untuk memudahkan konsumen memilih produk sesuai kebutuhan, mulai dari gadget, produk IT, hingga home appliances yang didukung oleh brand elektronik terkenal.[6]

Electronic Solution adalah jaringan toko elektronik asal Indonesia. Toko ini umumnya menjual berbagai macam barang elektronik seperti televisi, radio, komputer, receiver, dan masih banyak lagi. Saat ini sudah terdapat lebih dari 25 gerai di 7 kota di Indonesia. Electronic Solution memiliki dua situs, yang pertama yaitu situs resmi untuk informasi seputar perusahaan dan kedua adalah situs e-commerce untuk belanja online.[7]

Menurut Direktur Electronic Solution Ivan Hudyana, salah satu alasan mengapa Electronic Solution memutuskan memberikan layanan secara online adalah menyasar konsumen kalangan berusia lebih muda yang selama ini sudah terbiasa menggunakan smartphone untuk berkomunikasi, bersosialisasi, hingga berbelanja. Electronic Solution juga berencana untuk memperluas jangkauan 61 toko Electronic Solution di seluruh Indonesia dengan menjadikan toko-toko offline sebagai fulfillment center dan experience center.

Alasan lain akhirnya Electronic Solution mulai melancarkan usahanya secara online adalah bagian dari rejunevasi atau pembaruan brand agar bisa memberikan bukan hanya solusi produk elektronik dan gadget, namun juga solusi dan pengalaman belanja yg lebih bebas, leluasa dan konsisten.Diharapkan situs e-commerce Electronic Solution bisa mendongkrak penjualan hingga 10x dari target penjualan toko Electronic Solution per bulannya. Saat ini situs Electronic Solution bisa diakses melalui browser dan sudah tersedia dalam bentuk aplikasi mobile.[8]

B.         Teknik Penjualan
Teknik Penjualan produk pada ES.id dengan cara menawarkan skema online-to-offline dan pembayaran secara leasing. Untuk pengiriman barang, ES.id memberikan layanan pengantaran langsung ke rumah untuk pelanggan yang tinggal di kawasan Jabodetabek, Jawa, Bali dan Sumatera. Semua produk elektronik tentunya ditentukan dengan berat dari barang elektronik yang dibeli. ES.id juga menawarkan layanan Return/Refund Change Mind (2×24 jam boleh tukar barang).

C.         Cara Berbelanja
1.    Kunjungi situs www.es.id
2.    Pilih produk yang ingin dibeli, kemudian tekan tombol ‘Beli’.
3.    Jika sudah selesai, selanjutnya klik ikon ‘trolley’ , kemudian klik ‘Konfirmasi Pesanan’.
4.    Periksa daftar belanja
5.    Masukkan kode promosi jika ada
6.    Pilih metode pengiriman dan kemudian klik tombol ‘Selanjutnya’.
7.    Isikan data diri sebagai bukti kebenaran transaksi
8.    Pilih metode pembayaran
9.    Lakukan pembayaran sesuai petunjuk yang diberikan
10. Cetak bukti transaksi

D.         Keuntungan Berbelanja di Electronic Solution
Menurut saya dari hasil pengamatan situs ini, berbelanja di Electronic Solution memiliki beberapa keuntungan, yaitu:
·         Konten website yang sangat baik untuk kategori e-commerce khususnya bagian katalog produknya, karena menampikan katalog produk dengan ukuran dan penempatan katalog yang pas sehingga nyaman untuk dilihat pembeli.
·         Informasi mengenai produk pada detail produk(ketika klik tombol beli) sangat rinci, hal ini dapat dilihat dengan dibuatnya penjelasan spesifik seperti fitur, spesifikasi dan garansi.
·         Tersedianya fasilitas kalkulator cicilan disetiap detail produk, cukup klik tombol ‘Kalulator Cicilan’ maka secara otomatis langsung tersedia informasi cicilan yang diberikan beserta media pembayaran yang bisa dilakukan.
·         Bekerja sama dengan lebih dari 20 partner pembayaran, hal ini dapat dilihat dari banyaknya berbagai logo bank yang tersedia. Sehingga pengunjung tidak perlu khawatir ketika memilih pembayarannya.
·         Tersedianya fasilitas kartu member. Setiap pembelian produk maka akan terisi point pada kartu member ini. Dan point tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan gratis biaya pengiriman, point rewards hingga diskon 50 persen. Intinya konsumen yang memiliki kartu memberi ini dimanjakan dengan promo-promo menarik.
·         Memiliki tingkat keamanan yang baik karena telah dilakukan sertifikasi keamanan oleh beberapa perusahaan internet security seperti www.digicert.com, www.verified.visa.com dan lainnya. Sehingga dapat dikatakan website ini sudah termasuk kriteria website yang aman untuk transaksi online.
·         Adanya fasilitas Price Match yang tidak dimiliki toko lain, yaitu bila ada yang lebih murah, akan perusahaan (Electronic Solution) ganti selisihnya dua kali lipat. Sehingga dengan memberanikan seperti ini, merupakan senjata perusahaan untuk dapat menarik konsumen.
·         Adanya fasilitas Customer Review, sehingga kustomer bisa menilai produk yang telah dibeli sebagai informasi rating untuk pembeli lainnya.

E.   Kekurangan Berbelanja di Electronic Solution
Menurut saya dari hasil pengamatan situs ini, berbelanja di Electronic Solution memiliki beberapa kekurangan, yaitu:
·         Fasilitas pembanding harga produk masih belum bisa digunakan. Hal ini dapat dilihat jika diklik maka tampilan yang muncul seperti dokumen yang sedang dalam tahap perbaikan.
·         Masih kurangnya tampilan pada fasilitas keranjang belanja(cart). Hal yang dimaksud penulis adalah ketika konsumen membeli barang (klik tombol Beli), konsumen pasti merasa bingung keberadaan tampilian rincian belanja produk tersebut letaknya dimana, ternyata konsumen harus klik terlebih dahulu ikon bergambar ‘trolley’ baru setelah itu muncul keranjang belanjanya.
·         Masih ada beberapa layout konten yang menurut penulis masih kurang rapi. Hal ini dapat dilihat ada konten yang diberikan ukuran sangat besar yaitu iklan/promo sehingga menurut penulis cukup mengganggu.
·         Ada beberapa produk yang stoknya habis tetapi ditampilkan di katalog utama (di halaman depan situs), dan konsumen baru mengetahui informasi ketersediaan stok tersebut di bagian detail produk. Sehingga dapat dikatakan pembaharuan produk masih terbilang lama.
·         Proses peralihan ketika suatu tombol diklik membutuhkan sedikit waktu jeda (slow running), hal ini membuat konsumen beranggapan masalah ini dari koneksi pribadi yang digunakan atau dari website tersebut.

3.          Perkembangan Bisnis Informatika di Indonesia dan Dunia
Munculnya bisnis informatika diawali karena berkembang pesatnya teknologi informasi serta maraknya penggunaan internet di dunia, termasuk di Indonesia. Kemunculan bisnis informatika tersebut karena adanya peluang di dalam suatu teknologi informasi yang semakin canggih. Media internet telah menjadi salah satu sarana promosi produk yang memiliki prospek sangat baik saat ini, dimana melalui media internet penjual atau pebisnis dapat menjangkau konsumen secara luas. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor penting pesatnya perkembangan bisnis informatika di Indonesia. Sebagai contoh, banyaknya e-commerce (jual beli barang di internet) yang terbentuk berbanding lurus dengan semakin banyaknya pengguna internet.

Beda halnya pada era tahun 1970 sampai 1980an orang-orang yang bergerak di bisnis informatika hanya menjual hardware komputer dan software yang sangat terbatas seperti komputer yang hanya digunakan pada alat hitung dan membutuhkan hardware yang berukuran sangat besar. Namun seiring dengan perkembangan zaman, bisnis di bidang informatika tidak hanya mencakup itu saja. Sekarang ini sudah banyak berbagai jenis bisnis yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Selain karena faktor pengguna, faktor lain yang mempengaruhi perkembangan bisnis informatika adalah faktor modal. Berbisnis di bidang informatika dirasa tidak terlalu membutuhkan banyak modal. E-commerce dan software house merupakan bisnis di bidang bisnis informatika yang dipilih karena faktor ini. Cukup dengan membuat sebuah situs web yang mampu menarik perhatian konsumen, networking (sosialisasi) yang bagus, tentunya dengan pemikiran yang strategis, dengan sendirinya konsumen akan berdatangan dan keuntungan pun dapat diperoleh.

Tidak hanya di Indonesia, bisnis informatika juga sedang berkembang di negara-negara lainnya, mungkin yang membedakan dari segi ku. pemanfaatan teknologi informasi sangat memberi kemudahan dalam melakukan berbagai jenis bisnis sehingga masyarakat di setiap negara pun akan memanfaatkan hal ini. Seiring dengan perkembangan pesat bisnis informatika di berbegai negara, maka dilihat dari faktor - faktor diatas dapat disimpulkan bahwa saat ini bisnis informatika sedang berkembang pesat di seluruh dunia. Tidak bisa dipungkiri bahwa mungkin suatu saat nanti seluruh bidang bisnis akan terhubung dengan bidang informatika. [9]


[1] Dewi Praptiwi dan Irawan Senda, Cara Mudah Bagi UKM Dalam Mendobrak Kebekuan Bisnis, (Jakarta : PT. Elex Media Komputindo, 2010), hlm. 2.
[2] Amirullah dan Imam Hardjanto, Pengantar Bisnis, Edisi Pertama, (Yogyakarta : Graha Ilmu, 2005), hlm. 2.
[3] Dayat Suryana, Mengenal Teknologi, (Bandung : Gramedia Pustaka Utama, 2012), hlm. 8.

[4] Munir, Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, (Bandung : Alfabeta, 2009), hlm. 13.
[5] Adam Hill, “What is Business Informatics ?“, diakses dari http://www.wisegeek.org/what-is-business-informatics.htm, pada tanggal 17 Oktober 2017 pukul 22.25.

[6] Anonim, “About us”, diakses dari http://www.electronicsolution.id/index.php/contact/, pada tanggal 19 Oktober 2017 pukul 02.58.
[7] Anonim, “Electronic Solution“, diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Electronic_Solution, pada tanggal 19 Oktober 2017 pukul 03.10.
[8] Yeni Yusra, “Sasar Konsumen Berusia Lebih Muda, Electronic Solution Hadirkan Situs E-commerce”, diakses dari https://dailysocial.id/post/sasar-konsumen-berusia-lebih-muda-electronic-solution-hadirkan-situs-e-commerce, pada tanggal 19 Oktober 03.20.
[9] Karina Rahma A, “Pengantar Bisnis Informatika”, diakses dari http://karinarhma.blogspot.co.id/2016/10/tugas-1-pengantar-bisnis-informatika.html, pada tanggal 18 Oktober pukul 05.00

Sabtu, 14 November 2015

Karnaugh Map (K-Map)

Oleh :

Muhammad Fahreza
57414194
2IA08
Tugas Organisasi Sistem Komputer

Karnaugh Map (K-Map)

I. Pengertian
  • Suatu peralatan grafis yang digunakan untuk menyederhanakan persamaan logika atau mengkonversikan sebuah tabel kebenaran menjadi sebuah Rangkaian Logika.
  • Salah satu metode yang paling mudah untuk penyederhanaan Rangkaian Logika.

II. Jenis-Jenis K-Map
  1. K-Map 2 variabel
  2. K-Map 3 variabel
  3. K-Map 4 variabel
  4. K-Map 5 variabel
  5. K-Map 6 variabel
III. Metode Karnaugh Map (K-Map)
  1. Nilai-nilai tabel kebenaran diletakkan pada K-Map
  2. Kotak-kotak K-Map yang berdekatan secara horizontal dan vertikal hanya berbeda 1 variabel.
  3. Pola dari atas ke bawah atau kiri ke kanan harus berbentuk AB, AB, AB, AB
  4. Bentuk SOP bisa didapatkan dengan melakukan operasi OR pada semua term(AND) dari kotak yang bernilai 1.
IV. Pembahasan

Pada penulisan ini, hanya dibahas sampai K-Map dengan 4 variabel saja.

1. K-Map 2 Variabel

(Gambar 3.1.1)

Pada K-Map 2 variabel, variabel yang digunakan yaitu 2. Misalnya variabel A & B.
Catatan :
   - Untuk setiap variabel yang memiliki aksen, maka di dalam tabel ditulis 0.
   - Untuk setiap variabel yang tidak memiliki aksen, maka di dalam tabel ditulis 1.

Contoh : A' (ditulis 0), B (ditulis 1)

Desain/model pemetaan K-Map 2 variabel dapat dibentuk dengan 2 cara seperti pada (Gambar 3.1.1). Pada pembahasan ini, penulis menggunakan desain pemetaan Model 2 seperti berikut : 


(Gambar 3.1.2)

Dalam menentukan hasil pemetaan, ambil daerah yang berbentuk seperti berikut :
(Gambar 3.1.3)

Contoh soal :
Sederhanakan persamaan logika berikut dengan K-Map : y = A'B' + AB'

(Gambar 3.1.4)

2. K-Map 3 Variabel

(Gambar 3.2.1)

Pada K-Map 3 variabel, variabel yang digunakan yaitu 3. Misalnya variabel A, B & C.

Desain pemetaan K-Map 3 variabel dapat dibentuk dengan 4 cara seperti pada (Gambar 3.2.1). Pada pembahasan ini, penulis hanya menggunakan desain pemetaan Model 2 seperti berikut : 

(Gambar 3.2.2)

Contoh soal :
Sederhanakan persamaan logika berikut dengan K-Map : 
y = ABC' + ABC + AB'C + AB'C'

(Gambar 3.2.3)

3. K-Map 4 Variabel

(Gambar 3.3.1)

Pada K-Map 4 variabel, variabel yang digunakan yaitu 4. Misalnya variabel A, B, C & D.

Desain pemetaan K-Map 4 variabel dapat dibentuk dengan 2 cara seperti pada (Gambar 3.3.1). Pada pembahasan ini, penulis hanya menggunakan desain pemetaan Model 2 seperti berikut : 

(Gambar 3.3.2)

Contoh soal :
Sederhanakan persamaan logika berikut dengan K-Map : 
y = ABC'D' + ABC'D + ABCD + ABCD' + AB'CD + AB'CD'

(Gambar 3.3.3)

-----------------------------------------------------------------------------------------------

Sumber :


Senin, 08 Juni 2015

Portofolio

Hai semua, bukan maksud hati untuk sombong, tetapi cuma ingin berbagi aja nih ke teman-teman. Berikut ada beberapa portofolio penulis seperti desain grafis, website dan lain-lain yang mungkin gak seberapa bagusnya hehe.. Maklum masih dalam pembelajaran juga :D . Oke langsung saja yaa :

1. Company Profile



Nah ini merupakan tugas waktu penulis masih SMK. Dibuat dengan menggunakan Adobe Illustrator untuk desainnya dan Adobe Flash untuk Animasinya.

2. Logo EVOLVE

Ini juga tugas waktu SMK. Kalau tidak salah waktu kelas X hehe. Dibuat dengan pathing menggunakan Adobe Illustrator.

3. Logo Nature


Ini kalau tidak salah penulis buat waktu kelas X saat lagi demen-demennya menggunakan Adobe Illustrator, hehe. Maklum waktu baru masuk masih penasaran sama software itu, jadi pengen nyoba-nyoba deh.

4. Poster Tahun Baru 2012


Karya ini dibuat pada waktu Ujian Produktif semester 1 kelas X waktu di SMK 6. Sama seperti di atas, dibuat dengan menggunakan Adobe Illustrator. Alhamdulillah masuk kategori terbaik ketiga :)

5. Website prodgets.com


Nah ini merupakan portofolio waktu penulis menjalani tugas akhir di SMK yaitu membuat website dengan bertemakan toko gadget online. Tampilan awalnya seperti pada gambar di atas. Dibuat dengan menggunakan Adobe Dreamweaver dan Phpmyadmin.

6. Cover Buku


Ini tugas membuat cover buku waktu kelas X di SMK. Dibuat dengan menggunakan Adobe Photoshop.

7. Packaging Snack Coklat


Ini adalah portofolio waktu tugas produktif semester 2. Yaitu membuat packaging(bungkusan) snack coklat dengan nama Coklat Cimblut. Dibuat dengan menggunakan Adobe Illustrator. Alhamdulillah hasilnya mendapat kategori 3 desain terbaik :)

8. Logo 1IA07


Ini merupakan logo kelas penulis sekarang di Universitas Gunadarma. Dibuat dengan menggunakan Adobe Photoshop dengan template dan desain di Adobe Illustrator.

9. Poster Tipografi Go Green


Poster ini dibuat waktu penulis kelas XI SMK dalam rangka ikut andil dalam pengurangan polusi dunia melalui Go Green. Dibuat dengan menggunakan Adobe Illustrator.

10. Poster Anti Tawuran


Poster Anti Tawuran tersebut dibuat dalam rangka mengikuti festival yang diselenggarakan oleh ITB untuk mengurangi tingkat tawuran. Dibuat dengan menggunakan Adobe Illustrator.

11. Desain Artikel Majalah


Ini merupakan tugas pembuatan artikel majalah waktu kelas XI SMK. Dibuat dengan menggunakan Adobe Indesign.

12. Logo LPPC Gunadarma


Logo ini dibuat waktu mengikuti tes seleksi calon asisten LPPC Universitas Gunadarma. Masih jauh dari logo yang aslinya, hehe. Gakpapalah :)


Manusia & Penderitaan

Tugas Softskill - Pertemuan 3


Nama                : Muhammad Fahreza
NPM                  : 57414194
Kelas                 : 1IA07
Jenis Tulisan      : Cerpen (Cerita Pendek)
Judul Tulisan      : Perjuangan Hidup, Ibu Penjual Sayur
Tema                 : Manusia & Penderitaan

"Perjuangan Hidup, Ibu Penjual Sayur"



Di sebuah desa terpencil, tinggalah seorang ibu dan putrinya di rumah yang sangat tidak layak untuk di tempati. Mereka menjalani hidup bersama-sama membanting tulang demi bertahan hidup melewati kerasnya kehidupan. Putrinya yang masih berusia 10 tahun terpaksa ikut membanting tulang bersama ibunya demi mendapatkan uang.

Namun apalah daya, penderitaan mereka bertambah setelah ayahnya meninggal dunia sejak 3 tahun yang lalu. Dalam kesehariannya, ibu dan anak itu memperoleh secercah uang hanya dari menjual sayur-sayuran yang mereka peroleh dari kios pasar untuk dijualkan. Jumlahnya pun tak seberapa, paling jika semua sayur tersebut habis terjual, totalnya mereka hanya mendapatkan Rp20.000 saja. Itupun belum merupakan pendapatan mereka, karena Rp15.000 dari total sayur yang habis terjual itu merupakan setoran bersih yang harus diberikan kepada pemilik kios yang bersedia mendistribusikan dagangan mereka kepada orang-orang yang ingin menjualkannya ke rumah-rumah.

Jadi sisanya ialah pendapatan mereka dari hasil menjual sayur-sayur tersebut. Yang benar saja dalam sehari mereka hanya mendapatkan Rp5.000 ? Ya, memang benar adanya. Mereka adalah Suratmi(ibu) dan Anis(anaknya) yang sangat ikhlas menerima kenyataan hidup yang telah mereka jalani selama 3 tahun.

Alkisah suatu hari di dalam pasar, terjadilah percakapan antara ibu Suratmi dengan pemilik kios saat hendak mengambil sayur-sayuran di kios yang biasa mereka ambil untuk dijualkan.

“Permisi bu, adakah stok sayur-sayuran yang tersedia untuk kami jualkan hari ini ?”, tanya ibu Suratmi bersama putrinya kepada ibu Ratna(pemilik kos).
“Oh ada kok bu. Ibu bisa ambil di samping meja itu. Ibu dapat langsung masukkan ke keranjang untuk segera dijualkan.”, jawab ibu Ratna selaku pemilik kios sayur-sayuran di pasar sambil menunjuk ke arah meja.
“Terima kasih bu. Saya ambil ya sayur-sayuran ini. Untuk itu saya mohon izin untuk segera menjualkannya. Yuk nak..”, balas ibu Suratmi sambil menuntun anaknya keluar.
“Alhamdulillah nak, hari ini kita bisa bekerja. Karena persediaan sayur masih banyak.”, kata ibu Suratmi sambil melihat ke arah anaknya.

Alkisah di perumahan desa tampak ibu Suratmi dan anaknya sedang berkeliling menjualkan dagangannya.

“Sayur... sayur.. sayur. Bu sayurannya bu ? Masih segar-segar bu”, teriak ibu Suratmi menawarkan dagangannya.
“Bu, belum ada yang beli ya ? Anis haus bu..”, terang anaknya.
“Belum nak, kamu yang sabar ya. Ibu tidak punya uang. Mungkin sebentar lagi ada yang membeli. Ibu usahakan untuk berteriak sedikit lebih keras lagi ya nak, mungkin orang-orang kurang mendengarnya.”, jawab ibu sambil tersenyum.

Alkisah diceritakan. Setelah berkeliling selama 20 menit, tak lama kemudian ada seseorang yang ingin membeli dagangannya.

“Sayur...”, panggil seorang ibu yang sedang bersama anaknya ke arah ibu Suratmi untuk membeli dagangannya.
“Oh iya bu boleh..”, jawab ibu Suratmi sambil menuju ke arah pembeli itu bersama Anis.
“Ada tomat bu ?”, tanya pembeli.
“Oh ada bu. Tapi hanya ada 3 buah saja.”, jawab ibu Suratmi.
“Oh tidak apa-apa bu. Saya beli semua tomatnya ya. Harga 1 buahnya berapa ya bu ?”, tanya pembeli kembali.
“Rp2000 bu”, jawab ibu Suratmi.
“Ga kurang bu? Rp1500 deh. Tomatnya juga sudah kurang bagus bu.”, lanjut pembeli.
“Baiklah bu tidak apa-apa. Daripada dagangan saya tidak ada yang membeli sama sekali.”, jawab ibu Suratmi sambil membungkus tomat tersebut.
“Makasih ya bu, ini uangnya.”, lanjut pembeli sambil memberikan uangnya Rp5000.
“Ini bu kembaliannya..”, lanjut ibu Suratmi sambil ingin memberikan kembalian Rp500.
“Tidak usah bu, tidak apa-apa. Kembaliannya untuk ibu saja.”, kata pembeli dengan rasa iba.
“Terima kasih banyak ya bu.”, jawab ibu Suratmi dengan senang.

Alkisah, setelah itu ibu Suratmi dan putrinya kembali berjualan. Singkat cerita, sampai pukul 4 sore dagangan pun belum terjual semua. Karena anaknya sudah sangat haus, akhirnya ia dan anaknya bergegas kembali ke kios pasar untuk memberikan setoran hasil penjualannya hari itu.

“Permisi bu, saya ingin memberikan hasil penjualan dagangan hari ini. Ini bu..”, kata ibu Suratmi kepada pemilik kios sambil menyerahkan uang Rp5000.
“Cuma Rp5000 ya ? Baiklah tidak apa-apa. Rezeki kan memang sudah ada yang mengaturnya. 25% dari Rp5000 ini merupakan pendapatanmu. Jadi hari ini kamu dapat Rp1250. Ini terima uangnya..”, terang ibu kios sambil menyerahkan uang Rp1250 untuk ibu Suratmi.
“Alhamdulillah.. Terima kasih bu.”, jawab ibu Suratmi dengan rasa syukur serta sedikit bersedih.
“Yuk nak, kita pulang.”, kata Ibu kepada putrinya.

Singkat cerita. Selepas di rumah, Anis dan ibunya akhirnya dapat melepas dahaganya. Beberapa saat kemudian, Anis berkata kepada ibunya bahwa ia sangatlah lapar. Oleh karena itu, ibunya segera bergegas keluar mencari makanan walau uang yang ia miliki hanya Rp1250 dari penghasilan tadi. Ia tidak menghiraukannya, yang terpenting adalah ia bisa mendapatkan makanan untuk anaknya. Ibunya pun akhirnya kembali ke rumah dengan hanya membawa 1 bungkus roti yang ia beli di warung seharga Rp1000. Ia terpaksa hanya membeli roti karena ia tidak mendapat pinjaman uang.

Tiba-tiba terdengar suara jeritan kesakitan. Ternyata jeritan tersebut datangnya dari putrinya. Rupanya putrinya tersebut merasakan perutnya sakit karena tidak bisa menahan rasa lapar seharian. Akhirnya ibu memberikan 1 bungkus roti tersebut kepada putrinya.

“Ini nak, makanlah. Mudah-mudahan rasa laparmu bisa segera hilang.”, kata ibu kepada putrinya.
“Ini buat Anis bu ? Lalu ibu makan apa ? Ibu kan juga belum makan seharian.”, jawab Anis.
“Ibu tadi saat di luar sudah makan nak, jadi kamu habiskan saja ya rotinya.”, jawab ibu dengan sengaja berbohong karena tidak ingin melihat putrinya bersedih.
“Tapi wajah ibu kok pucat ? Pasti ibu berbohong ya ? Ini kita bagi berdua aja bu, setengahnya untuk ibu, setengahnya lagi untuk Anis, ibu makan ya.”, tegas Anis dengan penuh rasa tegar.
“(Ibu memeluk Anis sambil nangis). Maafkan ibu ya nak. Ibu belum bisa menjadi sosok yang baik untukmu. Ibu cuma pedagang sayur, ibu tidak bisa menyekolahkanmu, ibu tidak bisa membelikanmu makanan yang mencukupi, ibu memang hanya bisa mendatangkan penderitaan saja untukmu. Maafkan ibu ya nak.”
“Ibu kok berkata seperti itu ? Penderitaan ibu juga penderitaan Anis kok. Memang mau bagaimana lagi bu, takdir hidup kita memang seperti ini. Jadikan derita sebagai cerita bu, niscaya pelita kan berkata. Itulah pepatah yang dapat Anis berikan untuk Ibu. Mungkin yang dapat merubah semua ini cuma Anis bu. Anis harus bisa mendapat ilmu dari sumber mana saja walau Anis tidak bersekolah. Itulah cita-cita Anis yang saat ini harus bisa Anis wujudkan bu.” , tegas Anis dengan nada memotivasi.
“(Tangisan ibu semakin dalam sambil memeluk erat putrinya). Kamu memang anak ibu yang baik nak, ibu bangga padamu. Ibu berjanji ibu akan selalu berjuang paling tidak sedikit mengurangi penderitaan ini. Terutama ibu akan mengumpulkan uang untuk menyekolahkanmu, walau itu pasti sangat lama. Tetapi itulah yang harus ibu lakukan untukmu.”

Singkat cerita. Keesokan harinya, ibu dan Anis pun kembali melakukan rutinitas sehari-harinya dengan berjualan sayur. Setiap hari penghasilannya pun tidak menentu. Terkadang dagangannya habis terjual semua dan sebaliknya dagangannya pun juga kadang tidak ada yang membelinya. Setiap harinya, penghasilannya hanya cukup untuk makan dan minum yang sangat serba pas-pasan. Tetapi semua itu dijalani dengan penuh keikhlasan, tanpa ada rasa mengeluh sedikitpun. Sang ibu yakin bahwa suatu saat nanti ia pasti bisa menyekolahkan anaknya.  

---------------------------------------------------------------------------------

Kesimpulan

Dari cerpen di atas, dapat kita ambil kesimpulan yaitu :

  1. Andai penderitaan itu sedang datang, teruslah berusaha untuk berjuang sesuai keadaan yang kita miliki agar dapat mengurangi penderitaan tersebut walaupun sedikit.
  2. Lakukan segala sesuatu secara halal, walau derita sedang bersama kita. Seperti berjualan.
  3. Bersabarlah dan teruslah bersyukur terhadap rezeki berapapun yang kita dapatkan.
  4. Jadikan derita sebagai cerita, niscaya pelita kan berkata. Maksudnya jika kita sedang mengalami penderitaan, janganlah mengeluh. Niscaya jalan atau kemudahan akan menghampiri kita.
Cerita ini hanya fiktif belaka, mohon maaf apabila ada kesamaan nama, tokoh, karakter ataupun peristiwa.